Self Talk

Can Love Make You Feel Insecure?

Jatuh cinta, mungkin bisa dikatakan ini adalah salah satu bentuk perasaan paling indah yang dirasakan manusia. Mungkin kamu pernah merasakan masa indah saat mengalami cinta monyet, yang kalau diingat sekarang sebagiannya pasti terasa lucu. Misalnya saja, betapa semangatnya kamu ke sekolah hanya untuk bertemu si dia, sosok spesifik yang sangat beruntung kamu hujani cinta.

Seiring beranjak dewasa, cinta tetap terasa sederhana. Tapi, ada beberapa kondisi yang membuatnya jadi nggak sesimpel yang kamu inginkan. Umur yang semakin dewasa membuatmu menginginkan cinta yang dewasa juga. Sempurna mungkin. Nah, hal inilah yang mengubah bentuk cinta yang tadinya sederhana jadi lebih complicated. Setiap orang dewasa memiliki circumstance yang membuat mereka menginginkan suatu bentuk cinta dengan kriteria tertentu. Padahal, selama ini kita mendengar ungkapan cinta yang tanpa syarat. Tapi, ternyata ada beberapa hal yang mempengaruhi kondisi kita saat mencintai seseorang. Seiring dengan bertambahnya usia.

can love make you feel insecure

image copyright by incaseimgone.files.wordpress.com

Ada sebagian orang yang mengalami hal tersebut. Ada suatu kondisi, bagi beberapa orang ini, yang membuat jatuh cinta tidak sesederhana dan seindah yang dirasakan mayoritas orang. Saat kamu menjadi penuh pertimbangan. Saat kamu merasa kalau cinta yang kamu rasakan justru membuatmu feeling insecure. Di sinilah semua jadi terasa complicated.

Ada banyak kondisi insecure yang kemungkinan bisa dialami seseorang saat menyangkut hati. Mungkin salah satu yang paling umum adalah saat kamu sudah terlalu lama menjalin hubungan dengan seseorang, tanpa ada kejelasan seperti apa masa depannya. Kamu jadi merasa nggak aman dengan pikiran suatu saat dia akan meninggalkanmu. Kamu terlalu takut dengan kemungkinan itu. Kamu bahkan takut nggak bisa jatuh cinta lagi karena sudah terlalu lama mencintai satu orang. Ini biasanya terjadi pada mereka yang melewati tahap long term relationship yang terlalu lama. Sebenarnya sudah lelah menunggu, tapi juga merasa lebih lelah lagi untuk meninggalkan.

Seiring usia yang bertambah dewasa juga, kamu pun berpikir untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan seseorang. Pastinya dia yang kamu cintai. Dia yang kamu percaya sebagai The One di mana kamu akan menghabiskan sisa hidupmu bersamanya. Sebenarnya ini adalah keinginan sederhana dari seseorang, lebih spesifiknya lagi seorang wanita. Tapi, proses menemukan The One itulah yang terasa complicated. Terlebih jika kamu ternyata jatuh cinta dengan seseorang yang bukan termasuk tipe ideal untuk circumstance yang kamu alami. Jatuh cinta dengan sosok yang lebih muda, misalnya.

can love make you feel insecure image copyright by pinimg.com

Seiring dengan semakin dewasanya usiamu, wajar kalau kamu juga berharap pasangan yang lebih dewasa. Pada masa ini kamu mengharapkan stabilitas. Kalau pun menjalani long term relationship, kamu akan memiliki ekspektasi bahwa hubungan tersebut bisa berlanjut ke dalam tahap yang lebih jauh lagi. Idealnya sih seperti itu.

Nggak ada salahnya juga sih jatuh cinta dengan orang yang lebih muda. Nggak ada larangan, bahkan kamu sendiri pun menyadari hal tersebut. Tapi, sisi diri kamu yang lain, yang mengharapkan adanya stabilitas itu, pastinya menolak konsep cinta tersebut. Stabil bukan hanya soal materi, tapi mental dan emosi. Nggak bisa dipungkiri sih, kedewasaan seseorang nggak bisa diukur dari usia mereka. Namun kalau sudah menyangkut partner of life, kamu pasti akan berpikir lebih keras. Apakah harus menerima konsep itu atau tidak.

Usia yang semakin dewasa sangat berbeda saat kamu masih remaja. Dulu mungkin kamu bisa mengikuti naluri innocent saat jatuh cinta dengan seseorang. Ikuti perasaanmu, kejar dia, belajar saling mengenal. Saat nggak cocok kamu bisa pergi kapan saja. Pindah ke hati lainnya. Hingga kamu menemukan tempat baru yang lebih nyaman. Seperti itu saat kamu masih berusia 17 tahun.

can love make you feel insecure image copyright by hobicell.com

Tapi konsep itu berubah saat kamu berusia 24 tahun. Apalagi jika sudah mendekati usia ideal menikah versi kamu sendiri. Menjalin hubungan dengan pria di luar kriteria ‘aman’ yang dimiliki rasanya seperti gambling. Itu seperti pengalaman yang benar-benar baru buatmu. Kamu belum familiar dengan konsep tersebut, kamu bahkan nggak tahu sejauh mana batasan aman yang bisa dijelajahi. Ada semacam ‘permainan pertanyaan’ yang menggema dalam pikiran. Kamu mulai berpikir bagaimana jika kamu salah memilih, bagaimana jika saat dia sudah mengenal kamu seutuhnya ternyata nggak sesuai dengan ekspektasinya, bagaimana jika kenyamanan yang selama ini kalian rasakan hanya ilusi, dan lebih parahnya, bagaimana jika hubungan itu nggak akan berhasil?

Intinya kamu takut gagal. Sangat takut. Kamu takut terjebak dalam hubungan yang salah, di mana kamu nggak bisa kembali ke titik saat kamu belum memulainya. Seperti itulah kira-kira. Saat cinta justru membuatmu merasa insecure.

Namun, pertanyaan lain pasti akan datang menghampiri. Bagaimana kamu bisa tahu akhirnya kalau kamu sendiri belum pernah mencoba? Kamu nggak akan tahu apa yang ada di ujung jalan itu kalau kamu nggak melewatinya. Ya, mungkin bisa saja kamu terjebak dalam lorong gelap menyesakkan yang membuatmu sulit bernapas. Tapi, siapa tahu kamu justru menemukan sebuah rumah nyaman di mana kamu bisa menghabiskan seluruh sisa hidupmu. Rumah untuk mengistirahatkan hati yang lelah setelah masa pencarian.

Just follow your heart, karena hati kamu yang paling tahu apa yang kamu butuhkan. Hati kamu yang paling tahu siapa yang kamu cintai. Hati kamu yang tahu mana rumah ternyamannya. Hatimu juga yang paling tahu apakah harus melakukan gambling atau tidak.

Intinya sih, nggak ada cinta yang insecure. Pikiranmulah yang membuatnya jadi terasa asing dan nggak nyaman. Jadi, jangan pernah takut jatuh cinta!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s