Self Talk

Tentang Luka Hati Paling Hebat

Setiap orang pernah mengalami suatu momen yang membuat mereka merasakan satu bentuk luka yang luar biasa. Luka dalam hati. Apapun itu bentuknya, entah itu yang disebabkan oleh keluarga, sahabat, atau bahkan orang lain yang kamu cintai. Meskipun sakit, tapi beberapa orang memilih untuk bertahan di posisi tersebut. Di tempat mereka merasa sakit hingga berdarah-darah. Karena mereka masih memiliki harapan. Sekecil apapun itu, mereka mampu bertahan, karena menganggap risikonya yang sepadan dengan apa yang akan diperoleh, jika memang harapan itu nantinya akan jadi nyata.

Salah satu hal yang membuat seseorang merasakan luka hati paling hebat adalah saat patah hati karena cinta. Konsep patah hati ini baru saja masuk ke dalam pikiran saya beberapa hari terakhir setelah membaca novel terakhirnya Raditya Dika, KOALA KUMAL. Intinya novel itu berisi potongan kisah hidup yang bikin si Dika ini merasa patah hati. Lalu saya pun mulai banyak merenung tentang apa saja yang telah membuat seseorang patah hati, termasuk apa yang telah saya alami sendiri khususnya.

Dalam buku itu, Dika menulis kalau patah hati bisa membuat perubahan pada diri seseorang secara sadar atau tidak. Saya sepakat dengan konsep ini. Memang benar, satu goresan luka di hati bisa mempengaruhi sudut pandangmu tentang cinta itu sendiri. Entah itu sifatnya positif atau negatif, kamu bukan lagi pribadi yang sama jika dibandingkan sebelum kamu mengenal luka hebat itu. Saya rasa tiap orang mengalaminya, walaupun kadarnya saja yang berbeda-beda. Saya pernah mengalaminya, kamu pun pasti demikian.

 

Sebagian wanita merasa mengalami momen patah hati terhebat saat menyangkut cinta pertamanya. Ada ungkapan yang bilang kalau cinta pertama seorang wanita akan terus terkenang selama hidupnya, karena inilah pengalaman pertama mereka mengenal indahnya cinta. Nah, bisa kebayang kan kalau ternyata pengalaman pertama itu ternyata harus berselimut luka? Bukan indahnya, tapi sakit hatinya yang akan terus kamu ingat.

Beberapa dari kamu yang mengalami pengalaman tidak indah ini mungkin akan merasa sangat sulit move on. Yup, kamu bisa saja terus melanjutkan hidupmu, jadi seseorang yang hebat dan bikin orang di sekitar merasa iri karena kesuksesanmu. Tapi, nggak ada yang tahu kalau ternyata jauh di dalam lubuk hatimu ada sebuah ruang kosong yang sengaja tidak kamu sentuh kembali. Ruang kosong itu menjadi tempat persembunyian luka yang selama ini kamu simpan. Kamu nggak benar-benar sembuh dari luka itu, kamu hanya memilih untuk tidak mengingatnya. Tapi, ada masa-masa saat tiba-tiba kamu tanpa sengaja teringat dengan hal itu. Lalu kamu sadar, ternyata sakitnya masih sangat membekas begitu dalam. Inilah hebatnya hati manusia. Saking dalamnya, kamu nggak akan pernah benar-benar tahu apa yang ada di dasarnya.

Kamu nggak bisa mengendalikan hati untuk jatuh cinta. Kamu pun nggak bisa mencegah hati dari pengalaman heartbroken yang menyakitkan. Keduanya ibarat dua sisi mata uang. Jika kamu sudah merasa jatuh cinta dengan seseorang, siapkan diri untuk patah hati juga.

Salah satu cerita patah hati yang ditulis Dika di buku tersebut adalah saat dia menjalani LDR ketika kuliah di Aussie. Saya sih menebaknya ini waktu pacaran sama si Kebo yang pernah diceritakan di novel KAMBING JANTAN. Awalnya hubungan mereka baik-baik saja, yaa, meskipun pertama kali menjalani LDR sempat ada keraguan di hati masing-masing. Wajar sih, LDR tetap jadi salah satu penyebab terbesar putusnya hubungan pacaran. Mereka sukses bertahan selama dua tahun, hingga suatu hari pacarnya si Dika bilang di telepon kalau dia ketemu orang lain. Lalu minta hubungan berakhir. Putus via telepon saat kalian berada di jarak yang jauh pasti rasanya cukup nyesek, kan?

Cerita ini pun membuat saya ingat dengan percakapan bersama seseorang beberapa bulan lalu. Awalnya dia mengajukan sebuah pertanyaan, “Saat kamu sudah bersama seseorang, lalu jatuh cinta dengan orang lain, mana yang akan kamu pilih? Orang pertama atau orang kedua?” Saat itu saya nggak begitu paham dengan maksud pertanyaannya. Jadi saya hanya ngotot berkata kalau saya akan setia dengan yang pertama. Karena menurut saya, jatuh cinta sendiri pun banyak kadarnya, dari yang hanya suka biasa, kagum, sayang, hingga benar-benar cinta.

love-heart-hand-romantic

Lalu saya bisa mendengar suara tawa kecil di ujung telepon, dia berkata, “Ada yang bilang, kalau kamu jatuh cinta dengan orang lain saat sudah bersama seseorang, maka pilihlah yang kedua. Jika kamu memang benar-benar mencintai yang pertama, kamu nggak mungkin jatuh cinta dengan yang kedua.”

Saya masih tetap ngeyel dengan pendapat saya saat itu. Saya pikir jatuh cinta itu wajar. Itu hal yang nggak bisa kita kendalikan. Kalau pun saya jatuh cinta dengan orang lain, belum tentu saya sudah nggak sayang dengan orang yang masih bersama saya saat itu. Saya masih nggak terima dengan pendapat seperti itu.

Beberapa bulan kemudian, saya baru mengerti makna di balik diskusi absurd itu. Sedalam apapun hati manusia, tetap saja space-nya kecil, sangat kecil. Kamu nggak akan bisa menyimpan dua orang sekaligus di dalamnya. Oke, mungkin kamu bertahan dengan yang pertama, dengan orang yang sudah bersamamu dalam jangka waktu yang lama. Tapi, kamu juga nggak bisa mengendalikan hatimu, seberapa besar kamu akan sayang dengan si orang baru tersebut, kamu nggak bisa memperkirakannya. Seiring tumbuhnya rasa cintamu dengan orang baru itu, secara perlahan tapi pasti kamu akan mulai kehabisan ruang di hatimu untuk menyimpan keduanya. Posisi orang pertama akan mulai goyah, lalu tergeser, terpojok hingga sudut paling ujung di hatimu. Pilihannya hanya satu, keluarkan salah satu. Jika kamu tetap menyimpan keduanya, kamulah yang menderita. Nggak adil rasanya saat kamu masih bersama seseorang, tapi hampir sebagian besar hatimu dipenuhi orang lain. Jadi, mana yang akan kamu pilih untuk dikeluarkan?

Berkaca pada diskusi sebelumnya, tentu kemungkinan jawabannya adalah kamu akan memilih untuk menyimpan orang kedua, orang baru yang membuatmu jatuh cinta. Meninggalkan yang pertama. Logika sederhana. Namun, kenyataannya nggak semudah itu. Memangnya kamu yakin kalau orang kedua yang kamu jatuhi cinta itu siap menerima kehadiranmu?

Seperti cerita cinta yang ada di film-film, kisahmu pun jadi lebih rumit dari yang pernah kamu alami sebelumnya. Kamu mungkin nggak menyangka ada sebentuk cinta yang hadirnya seperti itu, saat kamu sudah bersama orang lain. Lalu muncul seseorang baru yang hanya dalam waktu singkat saja kamu sudah yakin kalau dialah the one yang selama ini kamu tunggu.

city-heart-lights-love-favim-com-2137097

Dia mungkin datang terlambat, tapi kamu tahu kalau cinta tidak pernah terlambat. Kamu pun tetap bertahan di situ, di posisi di mana kamu bisa mengalami luka bertubi-tubi. Dan benar saja, hanya dalam waktu singkat kamu mengalami luka hati yang cukup parah. Lalu dia, si orang baru itu, ada di sana, menyembuhkan lukamu. Tapi tetap, dia tidak siap dengan kehadiranmu. Jadi, kamu hanya berusaha menyembuhkan luka untuk bersiap menerima luka lain yang lebih parah. But you never want to make a move that will make you regret later. So, all you can do is waiting for him save your soul. Unfortunately, maybe it will never happen. And you’ll remember him as the saddest part of your life.

Jadi, kisah itu mungkin saja merupakan cerita luka hati terhebat yang pernah kamu alami. Tapi kamu tidak apa-apa, kamu berusaha meyakini hal itu. Sambil menikmati momen singkat yang tersisa bersamanya. Sebuah kebahagiaan semu. Dan ada satu harapan kecil yang diam-diam terselip dalam anganmu kalau keadaan bisa saja berubah. Hingga suatu ketika kamu tersadar kalau kamu dan dia mungkin nggak akan bisa bersama. Ada satu ucapannya yang membuatmu sangat memahami kalau kalian mungkin nggak akan bisa bersama. Jadi, mungkin sudah waktunya belajar mencintai orang lain kembali. Orang pertama yang hampir saja kamu tinggalkan untuk mengejar orang baru tersebut. Orang pertama yang kemungkinan besar akan jadi temanmu untuk menghabiskan usia. Kamu akan kembali belajar mencintainya, walaupun dibutuhkan waktu seumur hidup.

Dan luka itu akan jadi suatu kenangan luar biasa yang akan kamu ingat. Bahwa pernah ada seseorang yang begitu hebatnya menguasai relung hatimu. Suatu saat, kamu akan terbiasa dengan memori itu, dengan bangga mengenangnya dan menganggapnya indah.

Selamat akhir tahun, mari sambut tahun baru dengan hati yang bahagia!

Advertisements

2 thoughts on “Tentang Luka Hati Paling Hebat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s