Self Talk

Idle Time, Waktu Nganggur yang Harus Tetap Produktif

Pengalaman dua tahun bekerja sebagai seorang content writer membuat saya paham benar kalau dunia tulis-menulis ini begitu asyik. Yaa, meskipun dengan konsekuensi kerjaan yang bejibun dan betapa uniknya request klien. Dua tahun ini saya mengelola konten web dari sebuah brand ternama membuat waktu di kantor benar-benar fokus buat kerja. Nggak ada kesempatan buat nganggur, palingan curi-curi waktu aja buat liat Youtube atau baca sehalaman dua halaman dari novel yang lagi dibaca. Itu pun dilakukan waktu mata lagi ngantuk-ngantuknya dan nggak sinkron dengan gerakan tangan saat mengetik.

Kebetulan beberapa minggu ini project yang saya handle sedang di hold oleh pihak yang berkuasa. Jadilah saya jobless dadakan. Bukan jadi pengangguran dalam arti yang sebenarnya sih, tapi lebih pada nggak ada pekerjaan spesifik yang saya kerjakan selama kurun waktu yang entah sampai kapan. Saya pun memutuskan untuk mendedikasikan hidup saya untuk membantu pekerjaan teman satu tim tanpa pilih kasih.

Tapi, datangnya pekerjaan pun juga jadi nggak tentu. Lebih banyak idle time waktu nunggu kerjaan. Satu email yang masuk ke dalam inbox bisa saya sangat saya syukuri karena jujur sih, ngganggur itu rasanya bosen banget dan nggak enak. Padahal biasanya lari-lari ngejar waktu supaya kerjaan cepat selesai.

Idle Time, Waktu Nganggur yang Harus Tetap Produktif
copyright: gawker-media.com

Jadi, di sela waktu nganggur yang nggak teratur ini, saya pikir harus tetap produktif sih. Bengong di depan komputer saja cuma bikin ngantuk. Jadilah saya nulis materi buat lomba blog. Latihan nulis, meningkatkan kemampuan nulis, gitu sih kata atasan saya di kantor. Lumayan, satu materi lomba jadi juga di sela-sela idle time ini. Karya selanjutnya adalah tulisan ini juga sih yang saya bikin sembari menunggu notifikasi email masuk di inbox saya. Juga ada beberapa puisi yang kemungkinan tidak di-publishnya lebih besar karena beberapa alasan.

Di tengah masa nganggur ini, setidaknya ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik sih. Dua tahun mengerjakan konten yang sama itu membosankan. Justru di masa proyek sedang hold ini saya bisa belajar nulis artikel yang lebih variatif. Refreshing banget sih. Idle time memang bagus buat istirahat sejenak dari rutinitas. Tapi jangan keterusan saja, kalau nggak nanti bisa lupa caranya nulis.

Jadi, saya punya beberapa tips nih yang bisa kamu lakukan kalau mengalami masa-masa idle time seperti saya di kantor.

Jika waktu nganggur kamu hanya satu hari, manfaatkan untuk melakukan hal yang kamu suka nggak dosa kok. Misalnya, lihat video di Youtube, lihat artikel gosip artis, atau main game online yang jadi favorit juga boleh dilakukan. Anggap saja ini adalah kegiatan mencari oase di padang pasir yang bisa menyegarkan pikiran.

Saat mengalami idle time yang cukup lama, kamu harus mulai pintar-pintar mencari aktivitas lain yang bisa dilakukan. Menawarkan diri untuk membantu pekerjaan teman satu tim juga nggak salah kok. Cara ini bisa melatih kemampuanmu dalam meng-handle berbagai macam pekerjaan yang pastinya meningkatkan skill dong.

Jika nggak ada pekerjaan teman yang bisa dibantu, fokuskan diri untuk melakukan hal yang bermanfaat, terutama untuk kemajuan karier kamu. Misalnya, lihat tutorial di Youtube, baca jurnal atau blog, browsing tentang tren terbaru yang sedang update dalam bidang yang kamu geluti, dan aktivitas bermanfaat lainnya yang memiliki sisi positif.

DILARANG KERAS STALKING, apalagi stalking mantan. Mantan ini bisa apa saja ya, entah itu mantan pacar, gebetan, TTM, atau mantan kasih yang tak sampai juga bisa. Stalking cuma bikin kamu terjebak nostalgia yang berujung pada gagal fokus. Iya, fokus tujuan hidupmu jadi kabur karena gagal move on.

Kesimpulannya, tujuan bekerja itu bukan hanya mencari nafkah. Kamu sedang membangun karier yang berisi tentang resume mimpi, passion dan semangat kamu dalam menjalani hidup. Jadi, lakukanlah yang terbaik, asah terus kemampuan diri jadi lebih baik tiap harinya. Bahkan di sela waktu nganggur yang seperti mimpi indah saat di kantor.

Selamat bekerja!

Advertisements

One thought on “Idle Time, Waktu Nganggur yang Harus Tetap Produktif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s