Self Talk

Masuk ke Dunia Antah Berantah dalam ‘Somewhere Only We Know’

And if you have a minute why don’t we go?
Talk about it somewhere only we know
This could be the end of everything…

(Somewhere Only We Know – Keane)

Saya percaya kalau sebuah lagu memiliki kekuatan ‘supranatural’ yang luar biasa.  Lagu yang pas bisa digunakan untuk menggambarkan perasaan yang sedang dialami, bahkan tanpa sepatah kata pun terucap. Setidaknya begitulah yang saya yakini. Jadi, saat sedang mengalami perasaan absurd tertentu, saya memilih untuk mendengarkan lagu yang pas.

Dan proses menentukan lagu yang pas itu pun terjadi dengan spontan. Tiba-tiba terpikir begitu saja yang pas dengan suasana hati saya. Kadang juga melakukan share di medsos sambil mengutip liriknya. Maksudnya sih sebagai pengganti status yang alay. Lagi pula, nggak semua hal mesti diungkapkan, walau kadang kita juga butuh pelampiasan yang elegan.

Bentuk pelampiasan elegan yang saya pilih adalah dua media. Pertama, tulisan random dalam blog yang sedang kamu baca ini dan yang kedua adalah lagu yang saya senandungkan. Dan nggak tahu bagaimana caranya, ada beberapa lagu yang sudah menjadi default saat saya sedang mengalami mood tertentu. Salah satunya adalah Somewhere Only We Know milik Keane.

Pertama kali saya mendengarkan lagu ini saat duduk di bangku kelas 2 SMP. Bandnya cukup unik sih menurut saya, karena mengusung komposisi musik tanpa gitar. Dan yang lebih membuat saya jatuh cinta tentu saja lagunya. Saya sering menantikan kemunculan video klipnya di MTV atau iseng me-request lagunya lewat radio lokal. Suatu kebiasaan sederhana anak remaja di tahun 2000-an awal, tapi kelihatan keren banget di masanya.

Dan seiring saya dewasa, lagu ini masih tetap melekat. Liriknya dalem, iramanya bikin hati terasa adem. Lucunya, lagu ini jadi default soundtrack kalau saya mulai merasa stres yang nyaris depresi. Nggak sampai depresi juga sih, tapi intinya saat akal sehat saya nyaris bergeser menuju ketidakwarasan yang absurd.

Lagu ini sukses bikin saya merasa masuk ke dalam dunia lain, dunia antah berantah. Membayangkan seseorang membawa saya bertualang menuju dunia yang nggak pernah saya tahu sebelumnya. Seperti judul lagunya, Somewhere Only We Know. Suatu tempat yang hanya kami berdua yang tahu. Mendengarkannya ratusan kali dalam sehari pun sukses bikin saya jadi lebih baik. Seenggaknya itu yang saya rasa sih.

Kamu sendiri, apa default soundtrack untuk mood kamu hari ini?

 

Advertisements

3 thoughts on “Masuk ke Dunia Antah Berantah dalam ‘Somewhere Only We Know’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s